Ciptakan Santri Berjiwa Wirausaha Dengan Digital Preneurship

Teknologi bisa dibilang sedang mengalami perkembangan pesat manusia dituntut untuk dapat cepat beradaptasi dengan perkembangan yang begitu cepat. Teknologi sendiri bisa dibilang memiliki manfaat dengan penggunaan dari teknologi. Hal ini harus bisa disadari oleh semua pihak tak terkecuali At-Taqwa Center Kota Cirebon. Bekerjasama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Cirebon membuat Pesantren At-Taqwa agar mampu bersaing dan menjadi salah satu pesantren dengan mengusung kemajuan zaman atau yang sering dinamakan dengan Digital preneurship.

Ciptakan Santri Berjiwa Wirausaha Dengan Digital Preneurship

Tujuannya dari pembuatan program ini bukan lain dan bukan tidak adalah guna memanfaatkan era digital dan media sosial dalam menyampaikan pesan yang bermanfaat dan positif. Jiak dikaji secara  teknis, Pesantren At-Taqwa dengan Digital preneurship nantinya diharapkan bisa mempunyai dua kurikulum. Untuk kurikulum inti adalah melatih 20 anak-anak muda yang terpilih. Artinya, dalam program ini benar-benar mempunyai kapasitas dan kualitas terkait bidang teknologi bisnis online. 20 santri itu terjaring dari tujuh provinsi seperti Palangkaraya, Medan, Surabaya, Sukabumi, Cimahi, Malang, Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Indramayu. Untuk sehari-hari, para santri mengikuti program yang sudah ada dalam kalender akademik.

Pagi sampai sore hari, kegiatan para santri memanfaatkan teknologi internet Sedangkan, selepas Ashar sudah fokus kegiatan keagamaan. Bidang keagaman yang dipelajari menyangkut akidah, fiqih, akhlak, dan bidang-bidang muamalah lainnya. Program Pesantren At-Taqwa Digitaipreneurship akan berlangsung selama delapan bulan. Dikemas dengan sistem pembelajaran yang menyenangkan, tidak hanya di dalam ruangan hingga ke luar ruangan termasuk dengan kunjungan lapangan.

Ciptakan Santri Berjiwa Wirausaha Dengan Digital Preneurship

Hal ini ternyata juga disambut dan diapresiasi dengan baik oleh Chandra Ekajaya yang merupakan  salah satu pengusaha sukses  di Indonesia. Dirinya melihat ini adalah langkah maju yang harus bisa ditiru oleh semua pihak menyikapi perkembangan zaman khususnya teknologi saat ini. Sebagai manusia yang memiliki pemikiran maju, hal ini bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri namun jika dimanfaatkan dengan positif dan sebaik mungkin akan menghasilkan output yang baik kedepanya.

Chandra Ekajaya juga mengharapkan program semacam ini bukan hanya kali ini saja dilakukan, semua pihak harus bisa meniru hal positif ini. Dalam program Pesantren At-Taqwa Digitaipreneurship akan fokus pada penciptaan entrepreneur di bidang digital. Para santri yang ikut dalam program Pesantren At-Taqwa Digitaipreneurship akan dilatih tidak hanya terkait entrepreneur tetapi juga tetap mengutamakan pembelajaran keagamaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s